Penyakit Vertigo: Gejala, Penyebab, dan Obatnya

0
5
penyakit vertigo

Sering kali, orang menyebut kondisi vertigo sebagai penyakit vertigo. Padahal, sebagaimana yang dilansir dari Medical News Today, vertigo sebenarnya bukanlah penyakit, namun merupakan gejala dari suatu masalah kesehatan tertentu.

Pada seseorang yang sedang mengalami vertigo, ia biasanya akan merasakan tubuhnya jadi tak seimbang, dan sekelilingnya terasa seolah sedang berputar. Penyebab dari kondisi ini sendiri beragam, bisa dari masalah pada telinga di bagian dalam, otak, maupun pada jalur saraf sensorik.

Vertigo sebenarnya bisa dialami oleh semua orang dari berbagai usia. Hanya saja, yang umumnya mengalami kondisi yang satu ini adalah para orang lanjut usia atau lansia, yang berusia di atas 65 tahun. Di samping itu, vertigo bisa jadi merupakan masalah kesehatan yang bersifat sementara, atau yang menetap dan kambuhan.

Apa Saja Gejala Vertigo?

Apabila Anda belum pernah mengalami vertigo, Anda barangkali kesulitan membayangkan seperti apa penyakit vertigo ini. Sedangkan jika Anda pernah mengalaminya, Anda mungkin mendeskripsikan kondisi ini sama halnya dengan para penderita vertigo lainnya, yaitu sensasi pusing hingga lingkungan atau ruangan di sekitar terasa berputar.

Di samping gejala tersebut, beberapa gejala lain yang umum dialami oleh para pemilik kondisi ini meliputi:

  • Tubuh yang terasa tidak seimbang.
  • Sakit kepala.
  • Rasa mual dan muntah.
  • Sensasi seolah sedang mengalami mabuk perjalanan.
  • Telinga terasa bergemuruh atau penuh.
  • Telinga berdengung (tinnitus).
  • Bola mata bergerak acak dan tak terkendali (umumnya bergerak dari satu sisi ke sisi lain).
  • Tubuh berkeringat.

Apa Pemicu Terjadinya Vertigo?

Ada berbagai kondisi yang dapat memicu vertigo. Meski begitu, penyebab utamanya adalah masalah pada telinga bagian dalam, atau masalah pada sistem saraf pusat.

Di samping itu, beberapa kondisi kesehatan lainnya juga bisa mengakibatkan vertigo, seperti infeksi telinga bagian dalam, kolesteatoma, radang saraf vestibular, dan penyakit Meniere. Kondisi lain yang juga dapat mengakibatkan vertigo termasuk operasi telinga, stroke ringan, sakit kepala, herpes di telinga, cedera kepala, efek samping obat-obatan tertentu, maupun berbaring terlalu lama.

Bagaimana Cara Mengatasi Vertigo?

Untuk mengatasi vertigo, perlu diketahui terlebih dahulu apa penyebabnya. Bahkan, sebagaimana yang dilansir dari WebMD, mayoritas kasus vertigo bahkan dapat sembuh dengan sendirinya karena otak penderita vertigo lantas sanggup beradaptasi dengan perubahan pada telinga bagian dalam, sehingga akhirnya keseimbangan tubuh pun dapat diatur.

Hanya saja, ada juga beberapa kasus vertigo yang membutuhkan perawatan atau penanganan khusus, dan umumnya karena kondisi vertigo yang sudah terbilang parah. Penanganan khusus yang dapat diberikan seperti:

  • Rehabilitasi vestibular, yaitu terapi fisik untuk memperkuat sistem vestibular dan dianjurkan bagi penderita dengan vertigo yang sering kumat.
  • Konsumsi obat vertigo untuk mengatasi gejala seperti sakit kepala atau mual. Obat tertentu pun dapat diberikan dokter apabila vertigo dikarenakan adanya peradangan atau infeksi.
  • Operasi, terutama jika vertigo disebabkan oleh cedera leher, cedera otak, atau tumor.

Tinggalkan Balasan