Apa Itu Flu Singapura dan Apa Saja Gejalanya?

2
24
apa itu flu singapura

Penyakit flu Singapura sering terjadi pada balita dan anak-anak. Penyakit ini sering disalah artikan sebagai cacar karena gejalanya mirip. Sebenarnya, apa itu flu Singapura?

Apa Itu Flu Singapura?

Banyak orang tua yang belum mengetahui apa itu flu Singapura sehingga sering menyamakannya dengan penyakit cacar. Penyakit ini memang menimbulkan gejala yang mirip dengan penyakit cacar yakni munculnya lenting-lenting berisi air dan luka di sekitar mukosa (mulut), telapak kaki dan telapak tangan. Flu Singapura merupakan infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Karena biasa menyerang area kaki, tangan dan mulut, flu Singapura juga disebut dengan HFMD (Hand, Foot and Mouth Disease).

Sekitar tahun 2000-an, penyakit ini mewabah di Singapura sehingga dinamakan flu Singapura. Flu Singapura sering menyerang anak-anak dan balita bahkan dewasa yang memiliki sistem imunitas rendah. Penyakit ini sering menyerang kawasan Amerika Serikat di musim semi, musim panas dan musim gugur.

Setelah Mengetahui Apa Itu Flu Singapura, Lalu Apa Saja Gejalanya?

Untuk bisa mengatasi flu Singapura, Anda harus mengenali terlebih dahulu gejala penyakit ini. Beberapa gejala penyakit flu Singapura berikut ini harus Anda waspadai.

  • Nafsu makan berkurang
  • Demam hingga 38 – 39 derajat celcius
  • Tenggorokan terasa sakit sehingga sulit makan dan minum
  • Tak seperti cacar air yang muncul di seluruh badan, gejala flu Singapura seperti ruam-ruam merah atau bintik-bintik merah yang melepuh hanya muncul di area mulut, telapak kaki, telapak tangan, lutut, pantat dan area kemaluan.

Gejala di atas biasanya muncul secara bertahap bahkan terkadang tak menampakkan gejala sama sekali. Uniknya, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya setelah 7-10 hari tanpa perawatan medis. Pada beberapa kasus HFMD memang bisa menyebabkan gejala meningitis, polio bahkan pembengkakan otak namun hal ini sangat jarang terjadi.

Penyebab Flu Singapura

Flu Singapura disebabkan oleh virus coxsackie yang tergolong dalam genus Enterovirus. Virus ini banyak berkembang di musim gugur dan musim panas yang menyebabkan tingginya penderita penyakit ini di kedua musim tersebut. Virus tersebut mudah menular ke orang lain terutama yang berdekatan atau melakukan kontak dengan penderita HFMD.

Virus penyebab flu Singapura bisa mudah menular melalui cairan lepuhan, feses (tinja), sekresi hidung dan tenggorokan. Beberapa aktivitas sederhana seperti kontak fisik dengan penderita, mengganti popok bayi yang mengidap HFMD, menyentuh barang-barang yang telah terkena virus enterovirus, berdekatan saat penderita bersin dan batuk bisa membuat seseorang tertular penyakit ini. Meski penderita flu Singapura telah sembuh sekalipun, virus tersebut masih bisa ditularkan ke orang lain.

Untuk mengatasi penyakit flu Singapura, penting bagi Anda mengetahui apa itu flu Singapura dan langkah-langkah mengatasinya. Langkah paling mudah mengatasi flu Singapura yakni dengan menerapkan gaya hidup bersih. Selain itu, berikan penurun panas dan banyak minum cairan kepada anak yang menderita flu Singapura.

2 KOMENTAR

  1. Info yang sangat bermanfaat. Masyarakat awam susah membedakan antara virus ini dan cacar, karena gejalanya mirip. Mudah-mudahan dengan banyaknya situs seperti ini dapat menambah wawasan masyarakat awam tentang kesehatan.

Tinggalkan Balasan